• Hasil Ujian Seleksi Kompetensi Dasar CPNS Tanjung Jabung Timur Formasi Tahun 2019 Dapat Dilihat Pada Kolom Pengumuman Website Ini   |
  • Jumlah PNS Kabupaten Tanjung Jabung Timur Pada Akhir Februari 2020 sebanyak 3.804 orang   |
01-06-2015, oleh Administrator
Assessment Center BKN Penguat Birokrasi Indonesia

Paradigma globalisasi saat ini telah telah menyentuh berbagai aspek kehidupan. Mulai dari aspek ekonomi social budaya,kependudukan,bahkan pemerintahan. Menurut Emanuel Ritcher, globalisasi memiliki arti suatu jaringan kerja global yang secara bersamaan menyatukan masyarakat yang sebelumnya terpencar-pencar dan terisolasi kedalam saling ketergantungan dan persatuan dunia.Bangsa Indonesia yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari bangsa-bangsa di dunia ikut merasakan dan terkena dampak globalisasi.Keberadaan globalisasi,menuntutadnya perubahan secara cepat,masive,dan menyeluruh terhadap semuanya aspek kehidupan. Dalam kehidupan bernegara,pemerintah sebagai motor berjalanya sebuah Negara pun tidak luput dari dampak globalisasi.Pemerintah di era globalisasi di tuntut untuk menampilkan kinerja layanan yang professional demi menjawab kebutuhan global.Layanan professional dapat ditelurkan melalui adanya berbagai inovasi dalam layanan tersebut.Inovasi dapat berupa penggunaan berbagai metode dan pengintegrasian

Badan kepegawaian Negara (BKN) merupkan salah satu bagian terpenting dalam kepemerintahan dan birokrasi di Indonesia.BKN memiliki peran penting dalam manajemen kepegawaian.Dengan visi menjadi Pembina dan penyelenggara manajemen kepegawaian yang professional dan bermartabat tahun 2025,maka tuntutan bagi BKN untuk memunculkan layanan kepegawaian yang inovatif dan up to date pun semakin besar.

Jika mendengar kata birokrasi di Indonesia, maka yang terlintas di benak sebagian besar masyarakat adalah kinerja yang lambat,berbelit-belit,kuno,dan penuh dengan korupsi.Jika tetap berpijak pada paradigma lama tersebut,maka lambat laun birokrasi di Indonesia akan tergilas oleh jaman.Birokrasi di Indonesia diharapkan menjadi birokrasi yang kuat.Birokrasi yang kuat tentu tidak dapat dipisahkan dari adanya sumberdaya manusia yang kuat pula.Sumber daya manusia yang kuat akan membawa kinerja birokrasi menjadi prima.Sumber Daya Manusia dapat di ibaratkan asset bagi sebuah institusi yang dapat menentukan kondisi institusi tersebut dimasa yang akan datang.Oleh sebab itu,penting dilakukan upaya untuk memperoleh sumber daya manusia yang berkualitas bagi sebuah institusi.

Badan Kepegawaian Negara Melalui assessment Center nya berupaya melakukan berbagai terobosan dalam metode pengelolaan sumber daya manusia yang professional mulai dari proses penerimaan,hingga saat individu tersebut menduduki jabatan tertentu dalam sebuah instansi.Metode Assessment Center merupakan suatu metode untuk memprediksi perilaku melelui beberapa simulasi oleh beberapa penilai untuk mengukur kemampuan seseorang dalam menangani tanggug jawab di masa mendatang dengan menggunakan kriteria kesuksesan dalam jabatan tersebut.

Metode Assessment Center yang merupakan Quick Win bagi BKN telah dipergunakan baik untuk internal BKN maupun instansi di luar BKN. Kepercayaan instansi luar terhadap pengunaan Assessment Center dibuktikan dengan penggunaan Assessment Center dalam proses pengelolaan Sumber Daya Manusia instansi tersebut.Seperti baru-baru ini beberapa instansi pemerintah menggunakan metode Assessment Center milik BKN dalam pemetaan maupun seleksi pejabat struktural.Instansi tersebut diantaranya RRI,Ombusdman,dan Pemkot Bontang.Kepercayaan beberapa instansi tersebut kepada Assessment Center BKN membuktikan bahwa metode Assessmet Center saat ini merupakan metode yang tepat digunakan untuk memperoleh Sumber Daya Manusia yang berkualitas guna meningkatkan performa kinerja sebuah organisasi.

Sumber : Buletin BKN Edisi XXIX November 2014 hal : 42