• Hasil Ujian Seleksi Kompetensi Dasar CPNS Tanjung Jabung Timur Formasi Tahun 2019 Dapat Dilihat Pada Kolom Pengumuman Website Ini   |
  • Jumlah PNS Kabupaten Tanjung Jabung Timur Pada Akhir Februari 2020 sebanyak 3.804 orang   |
13-03-2015, oleh Administrator
128 Honorer K2 dan 7 Dokter Terima NIP

Muarasabak—Sebanyak 128 Formasi Honorer Kategori II dan 7 formasi khusus Dokter Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim),  menerima SK Calon Pegawai Negeri Sipil  (CPNS) yang diserahkan secara langsung oleh Bupati Tanjabtim, H. Zumi Zola Zuilkifli, STP, MA di Ruang Pola Kantor Bupati Tanjabtim, Kamis (5/3).

128 Honorer K2 ini  terdiri dari tenaga guru dan tenaga teknis  yang lolos  verifikasi badan Kepegawaian Negara (BKN) dari 159 tenaga honorer yang mengajukan dan melengkapi berkas.  Namun, dari 159 honorer itu  31 diantaranya tidak lolos dari verifikasi BKN .

“Hari ini Kita patut bersyukur, banyak honorer yang telah mengabdi bertahun-tahun dan cukup lama, kini apa yang diinginkan terwujud dengan mendapat Nomor Induk Pegawai (NIP), dengan ini tentunya, harapan  masyarakat akan  lebih besar lagi dengan pengabdian kalian,” ujar Zola Saaat memberi sambutan.

Saat ini, sebut Zola, Kita membutuhkan para PNS yang handal, tangguh, dan berkepribadian, bila perlu ciptakan terobosan dan inovasi terutama dalam memberikan pelayanan publik kepada masyarakat yang cepat, tepat dan akurat.

Acara yang juga dihadiri, Wakil Bupati Tanjabtim, H. Ambo Tang, SE dan Sekretaris Daerah Tanjabtim, H. Sudirman, SH, MH, Zola mengatakan, inilah salah satu alasan kenapa Tanjabtim tidak membuka penerimaan CPNS, karena ingin fokus memperjuangkan nasib K2.

“Kami melewati perjuangan yang panjang dan upaya yang keras hingga mencapai titik ini, karenanya hargai perjuangan ini dengan pengabdian tulus dari kalian,” tandas Zola seraya mengingatkan sesuai dengan arahan Pemerintah Pusat honorer ataupun dokter yang telah menerima NIP masih dapat dianulir jika dikemudian hari terbukti merekayasa data, sehingga NIP yang telah diterima sewaktu-waktu bisa dibatalkan.